Marlina: Lima Rekomendasi Pensil Alis Di Bawah Rp 50 Ribu, Murah Meriah!

Istilah ‘pantang pulang sebelum alis jadi’ sahih-sahih sesuai dengan diri gw yg harus merias alis sebelum mulai beraktivitas. Bagi saya, merias alis jadi keliru satu sesi dandan yg pertama dan paling gw perhatikan. Kalaupun sedang terburu-buru, gw akan mengutamakan buat merias alis dibanding menggunakan bedak bahkan lipstik. Secara, alis aku tipis sekali dan jikalau nekat nggak pakai alis saat perjalanan wajah gw bakal kelihatan pucat.

Beruntungnya saya, sekarang makin banyak pensil alis yg dijual di pasaran dengan harga yg bersahabat. Ditambah lagi sekarang makin banyak merk lokal yg menawarkan pensil alis murah meriah tapi kualitasnya nggak murahan. Dan sejak aku mahir membentuk alis, saya sudah jatuh cinta dengan pensil alis dalam negeri merek Just Miss.

Awalnya sih saya sempat merasa ragu dengan pensil alis merek Just Miss lantaran banyak yg menyangka menjadi produk abal-abal. Gimana nggak abal-abal? Udah harganya murah cuma Rp 5 ribu doang, dijual di tempat yang ‘nggak lumrah’ lagi, seperti di toko pernak-pernik Stroberi. Beda menggunakan merek kosmetik lokal yg memang dijual pada toko kosmetik bahkan di harta benda. Dan yang bikin aku tambah ragu adalah tentang keamanan produk ini.

Tapi ternyata keraguan aku terjawab sehabis saya browsing dan membaca review dari beberapa beauty blogger, Just Miss rupanya adalah merk asli Indonesia yg sudah berdiridari tahun 2002 & semua produknya telah terdaftar BPOM. Makin yakin lagi lantaran Just Miss pula punya website resmi yg memudahkan konsumen buat melihat seluruh produknya. Setelah tahu liputan mengenai merek ini, saya pun selalu memakai pensil alis Just Miss & nggak pernah gonta-ganti sampai kini. Ya, lebih kurang telah lima tahun lah gw nggak pernah berpaling dari pensil alis Just Miss.

Sampai akhirnya beberapa minggu ini, pensil alis Just Miss sangat sulit aku temukan di pasaran. Mau beli online pula males lantaran butuh cepet. Lagipula harganya cuma Rp 5 ribu tapi nanti porto ongkir mampu hingga Rp 20 ribu sendiri. Kan sayang ya?

Singkat cerita, saya lalu mencari pensil alis yang harganya murah akan tetapi kualitasnya nggak kalah oke menggunakan pensil alis andalan. Dan pada antara banyaknya pensil alis yang dijual pada pasaran, aku akhirnya menemukan pensil alis pengganti dengan harga yang masih terjangkau.

Nah, kali ini gw bakal merekomendasikan lima pensil alis yang harganya di bawah Rp 50 ribu tapi punya kualitas yang nggak murahan. Siapa tahu kamu juga lagi hunting pensil alis murah meriah. Check these out! 1. Fanbo Fantastic Eyebrow Pencil.

Fanbo Cosmetics adalah merek jadul yang sudah populer semenjak usang & jadi galat satu merek yang banyak direkomendasikan sang teman-sahabat, terutama buat produk pensil alis. Saya pun penasaran dan eksklusif membeli Fanbo Fantastic Eyebrow Pencil menggunakan dua bungkus yang tidak sama, satu warna gold & satunya lagi warna merah. Untuk bungkus rona gold gw memilih rona hitam ad interim bungkus warna merah saya mencoba shade brown.

Setelah saya coba, kedua pensil alis ini punya tekstur yg keras akan tetapi nggak bikin alis jadi sakit ketika diaplikasikan & cenderung mudah buat diatur ketebalannya. Tapi buat Fanbo Eyebrow Pencil rona hitam gw merasa formulanya lebih lembut dan empuk tapi nggak creamy dibandingkan yg rona cokelat.Fanbo Fantastic Eyebrow Pencil kemasan rona merah (shade brown) & Fanbo Eyebrow Pencil bungkus warna gold (shade black) dilengkapi menggunakan tutup transparan.

Untuk rona pensil alis, saya sebenarnya lebih menyukai rona cokelat ketimbang rona hitam. Tapi pensil alis Fanbo warna cokelatnya ternyata terdapat hint merahnya ketika di swatch akan tetapi selesainya saya blend berulang kali warna merah lumayan tertutupi. Sedangkan buat warna hitam, meskipun warnanya terlihat relatif keabu-abuan tetap aku merasa kurang cocok saat diaplikasikan ke pemilik kulit tanpa cacat misalnya gw. Soalnya aku tetap merasa warnanya terlalu bold.

So, buat Fanbo Eyebrow Pencil saya lebih memilih rona cokelat karena membuat alis saya tetap terlihat natural jadi cocok untuk dipakai sehari-hari. Sementara Fanbo Eyebrow Pencil warna hitam lebih memberi kesan bold dan menciptakan paras gw terlihat lebih tegas. Tapi nih kalaupun aku memakai warna hitam pula nggak perkara, cuma, aku akan memakai warna cokelat untuk mengisi alis dan warna hitam buat membuat garis alis biarnggak terlalu ketebalan hasilnya.

Soal rona pensil alis memang sedari awal saya lebih senang memilih rona cokelat sih ketimbang hitam. Meski rona rambut gw hitam sekalipun. Tapi ya kembali lagi soal selera masing-masing sih lebih senang & merasa cocok dengan pensil alis rona apa. Ya nggak?Informasi lengkap misalnya ingridients, expired date, no BPOM dan netto tercantum pada body pensil yg dicetak dengan font rona gold atau hitam.

Selain soal warna, untuk daya tahan Fanbo Eyebrow Pencil ini berdasarkan gw cukup waterproof dan smudgeproof. Jadi awet dipakai seharian, kena keringat atau air wudhu nggak mudah luntur. Paling-paling cuma bagian ujung alis aja yg sedikit terhapus lantaran terkena goresan hijab.

Nah, yang paling penting menurut Fanbo Eyebrow Pencil ini adalah harganya masih sangat terjangkau & pada bawah Rp 50 ribu. Bulan kemudian saat saya membelinya, harganya sekitar Rp 24 ribu & telah termasuk rautan. Meski rautannya gw perhatikan terkesan biasa saja, akan tetapi kualitasnya indah & bikin pensil alis jadi runcing aporisma ketika diraut. Hanya saja kekurangan berdasarkan pensil alis ini merupakan dengan harga segitu gw belum mendapatkan sikat alis. Padahal menggambar alis tak akan sempurna jika hanya mengandalkan pensil tanpa bantuan sikat alis. Jadi ya saya wajibmenyediakan sikat alis sendiri bila membeli pensil alis berdasarkan Fanbo.

2. Viva Eyebrow Pencil.Viva adalah makeup lokal akan tetapi memiliki kualitas yang indah. Nggak heran kalau merek ini makin hits & digandrungi para pecinta makeup beberapa tahun belakangan. Apalagi semenjak tren alis tebal happening, poly wanita yang kemudian menentukan pensil alis Viva menjadi ‘senjata’ buat merias alis. Tapi entah kenapa aku sendiri nggak tertarik buat mencoba pensil alis Viva, ya biasa aja gitu nggak teracuni banget. Apalagi melihat pensil alis ini banyak dipalsuin saking larisnya. Harganya jua terkadang berbeda-beda dan dari aku makin nggak lumrah.

Saat gw membeli pensil alis Viva bulan November lalu, harganya sekitar Rp 32 ribu. Padahal jauh sebelum pensil alis ini hits, harganya hanya lebih kurang Rp 20 ribu saja. Bahkan ada beberapa pecinta pensil alis Viva yg mengatakan bila harganya dulu cuma di bawah Rp 10 ribu. Sebenarnya sih harganya relatif terjangkau, cuma bila dibandingkan dengan pensil alis Just Miss entah kenapa aku tetap sukamenggunakan pensil alis andalan berdasarkan Just Miss.

Tapi karena pensil alis andalan lagi habis jadi nggak ada salahnya buat mencoba pensil alis hits ini. Dan dari dua varian warna Viva Eyebrow Pencil, saya memilih buat mencoba shade brown.Pensil alis Viva jadi keliru satu merek yang super hype pada kalangan pecinta makeup.

Setelah saya coba, kualitas pensil alis Viva memang nggak diragukan. Warna cokelat yang didapatkan cenderung kemerahan tetapi sangat pigmented & warnanya sanggup di-build sesuai cita-cita. Tekstur dari pensilnya sendiri empuk jadi nggak terasa sakit saat diaplikasikan. Tapi kalau bicara ketahanannya, Viva Eyebrow Pencil ini nggak sanggup bertahan seharian di alis aku dan formulanya nir begitu tahan keringat. Ya karena memang pensil alis ini nir dirancang waterproof.

Selain itu, kekurangan berdasarkan pensil alis Viva ini merupakan dengan harga kurang lebih Rp 28 ribu aku belum menerima rautan pensil. Jadi ya jikalau mau dibandingin sama pensil alis Just Miss, lebih baik mengeluarkan uang Rp lima ribu dan menyediakan sikat alis sendiri.

Ada satu hal lagi yang sebagai kekurangan Viva Eyebrow Pencil ini merupakan soal warnanya saat diaplikasikan di alis. Warna cokelat yang saya pakai jadinya terlalu merah buat diklaim kecokelatan. Jadi saat harus memakai pensil alis ini aku harus mengarsir lebih tebal & pekat biarnggak terlalu jelas warna alis saya.3. Purbasari Eyebrow Pencil Daily Series.Mendengar merek Purbasari yang terlintas pada pikiran saya adalah lulur & lipstik matte yang hits itu. Tapi ternyata ada juga produk Purbasari yg menarik buat gw coba kali ini, yakni pensil alis. Saya makin tertarik untuk mencoba pensil alis menurut Purbasari selesainya terkena racun Suhay Salim waktu melihat keliru satu video tutorialnya mengenakan produk Purbasari. Makin penasaran deh jadinya, sebagus apakah Purbasari Eyebrow Pencil?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *